Recent post
erikut Daftar 12 Golongan yang mengalami kenaikan tarif listrik:
1. Rumah Tangga R-1 atau Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1 atau TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2 atau TR daya 3.500 VA s.d5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3 atau TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2 atau TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3 atau Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
7. Industri I-3 atau TM daya dia tas 200 kVA
8. Industri I-4 atau Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9. Kantor Pemerintah P-1 atau TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2 atau TM daya di atas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3 atau TR dan
12. Layanan khusus TR/TM/TT.
Perubahan tarif pada Oktober 2016 ini hanya berlaku bagi konsumen mampu dengan jumlah 12,5 juta atau 20 persen dari 62,6 juta konsumen. Sementara itu, ada lebih dari 50 juta atau 80 persen dari 62,6 juta konsumen yang tidak mengalami perubahan tarif.
Seperti diketahui sebelumnya, Tarif Tenaga Listrik (TTL) terdiri dari 37 golongan. 12 golongan tarif yang diberlakukan mekanisme Tariff Adjustment atau tarif yang tidak disubsidi pemerintah.
sumber
1. Rumah Tangga R-1 atau Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
2. Rumah Tangga R-1 atau TR daya 2.200 VA
3. Rumah Tangga R-2 atau TR daya 3.500 VA s.d5.500 VA
4. Rumah Tangga R-3 atau TR daya 6.600 VA ke atas
5. Bisnis B-2 atau TR daya 6.600VA s.d 200 kVA
6. Bisnis B-3 atau Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
7. Industri I-3 atau TM daya dia tas 200 kVA
8. Industri I-4 atau Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
9. Kantor Pemerintah P-1 atau TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
10. Kantor Pemerintah P-2 atau TM daya di atas 200 kVA
11. Penerangan Jalan Umum P-3 atau TR dan
12. Layanan khusus TR/TM/TT.
Perubahan tarif pada Oktober 2016 ini hanya berlaku bagi konsumen mampu dengan jumlah 12,5 juta atau 20 persen dari 62,6 juta konsumen. Sementara itu, ada lebih dari 50 juta atau 80 persen dari 62,6 juta konsumen yang tidak mengalami perubahan tarif.
Seperti diketahui sebelumnya, Tarif Tenaga Listrik (TTL) terdiri dari 37 golongan. 12 golongan tarif yang diberlakukan mekanisme Tariff Adjustment atau tarif yang tidak disubsidi pemerintah.
sumber
Mau cheat Vip PB garena Wor
download langsung disini
ga pake ribet//
vitur pada tau sendiri kan.. ga usah di ksh tau lagi
langsung sedot aja gan sruput
via 4shared// https://www.4shared.com/rar/NFrLXx5jce/filecheat.html
download langsung disini
ga pake ribet//
vitur pada tau sendiri kan.. ga usah di ksh tau lagi
langsung sedot aja gan sruput
via 4shared// https://www.4shared.com/rar/NFrLXx5jce/filecheat.html
Ajang CES 2016 yang saat ini sedang digelar di Las Vegas, Amerika
Serikat, benar-benar dimanfaatkan baik oleh produsen elektronik tingkat
dunia. Salah satunya adalah Acer, perusahaan asal Taiwan ini mengumumkan
sejumlah produk baru mulai dari smartphone, tablet hingga laptop. Salah
satunya adalah tablet 8 inci yang bernama Iconia One 8.
Tablet ini khusus ditujukan untuk keluarga, dengan pengguaan yang
mencakup semua umur, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Para
orang tua yang mencari tablet terjangkau untuk anaknya juga sangat cocok
dengan tablet ini.
Mengutip laporan dari GSM Arena, Selasa (5/1/2016), tablet Iconia One
8 cocok untuk anak-anak karena tablet ini telah dibekali dengan fitur
Kids Center, di mana antarmuka telah disesuaikan dengan tampilan yang
sangat sederhana. Para orang tua dapat menyaring konten apa saja yang
bisa diakses oleh anak-anak menggunakan fitur ini.
Karena memang diperuntukkan untuk keluarga, maka spesifikasi yang
dibawa ini memang terbilang mainsteam. Spesifikasi dari Iconia One 8 ini
meliputi layar seluas 8 inci dengan resolusi HD 720 x 1280 piksel serta
membawa kerapatan 162 ppi. Untuk urusan dapur pacunya, tablet ini
didukung oleh chipset MediaTek quad-core yang disandingkan dengan RAM 1
GB dan penyimpanan internal 16 GB yang dapat diperluas mengunakan micro
SD hingga 128GB.
Sedangkan untuk urusan fotografi, tablet ini berbekal kamera utama
berkekuatan 5 MP dan kamera depan 2 MP. Acer tak menyebutkan berapa
kapasitas baterai tablet yang sudah menjalankan sistem operasi Android
5.1 Lollipop ini, namun pihaknya mengklaim bahwa Iconia One 8 mampu
bertahan hingga 9 jam.
Acer mengklaim bahwa tablet ini cocok untuk menonton video, bermain
game kasual, dan untuk berselancar di dunia maya, dengan sistem
pengawasan pada pengguna anak-anak. Tablet keluarga ini akan diluncurkan
pertama kali di negeri Paman Sam pada bulan Februari mendatang dengan
harga 99,99 USD atau sekitar 1,3 juta Rupiah dan akan tersedia dalam
pilihan warna hitam, putih dan biru.
Sebuah kamera digital namun dengan sistem operasi Android? Mungkin
hal ini sempat berada dibenak Anda mengingat eksistensi sistem operasi
berlogo robot hijau ini tidak diragukan lagi. Namun bila kita
perhatikan, masih sangat sedikit kamera yang menggunakan sistem operasi
Android, karena para produsen cenderung menggunakan desain antarmuka
milik mereka sendiri. Sebut saja beberapa kamera dengan sistem operasi
Android seperti Samsung Galaxy Camera NX, Nikon CoolPix S800c
atau Polaroid iM1836.

Nah demi meningkatkan gairah kamera digital dengan sistem operasi Android, kini Panasonic mencoba memperkenalkan produk terbarunya, Lumix DMC-CM10. Dikutip dari Liliputing, Rabu (20/1/2016), Lumix DMC-CM10 ini menggunakan Android 5.0 Lollipop, yang disandingkan dengan lensa DC 28mm besutan Leica.
Pada bagian antarmuka, terdapat layar seluas 4,7 inci yang memiliki resolusi Full HD. Dengan menggunakan chipset dari Qualcomm Snapdragon 801 dan RAM sebesar 2GB, kamera Lumix DMC-CM10 mampu menghasilkan video dengan resolusi tinggi, yaitu 4K. Tidak hanya itu, terdapat konektivitas seperti WiFi 802.11ac dan Bluetooth 4.0 untuk transfer file foto atau video dengan perangkat lain.

Kamera yang mengusung sensor 20 megapiksel ini telah dibekali dengan memori penyimpanan sebesar 16GB, tentunya masih dapat diperluas lagi menggunakan kartu memori jenis micro SDXC. Untuk sumber energi pada kamera ini, ada baterai berukuran 2.600mAh. Seperti kamera pada umumnya, meski menggunakan sistem operasi Android dan komponen yang mirip dengan smartphone, Panasonic Lumix DMC-CM10 ini tetap dibekali dengan tombol shutter untuk mengambil gambar.
Soal harga, pihak Panasonic belum memberikan informasi lebih detail, namun diprediksi harga dari kamera dengan sistem operasi Android ini dibanderol dengan harga 100.000 Yen yang berkisar 12 juta Rupiah. Tertarik untuk melengkapi koleksi kamera Anda?
Nah demi meningkatkan gairah kamera digital dengan sistem operasi Android, kini Panasonic mencoba memperkenalkan produk terbarunya, Lumix DMC-CM10. Dikutip dari Liliputing, Rabu (20/1/2016), Lumix DMC-CM10 ini menggunakan Android 5.0 Lollipop, yang disandingkan dengan lensa DC 28mm besutan Leica.
Pada bagian antarmuka, terdapat layar seluas 4,7 inci yang memiliki resolusi Full HD. Dengan menggunakan chipset dari Qualcomm Snapdragon 801 dan RAM sebesar 2GB, kamera Lumix DMC-CM10 mampu menghasilkan video dengan resolusi tinggi, yaitu 4K. Tidak hanya itu, terdapat konektivitas seperti WiFi 802.11ac dan Bluetooth 4.0 untuk transfer file foto atau video dengan perangkat lain.
Kamera yang mengusung sensor 20 megapiksel ini telah dibekali dengan memori penyimpanan sebesar 16GB, tentunya masih dapat diperluas lagi menggunakan kartu memori jenis micro SDXC. Untuk sumber energi pada kamera ini, ada baterai berukuran 2.600mAh. Seperti kamera pada umumnya, meski menggunakan sistem operasi Android dan komponen yang mirip dengan smartphone, Panasonic Lumix DMC-CM10 ini tetap dibekali dengan tombol shutter untuk mengambil gambar.
Soal harga, pihak Panasonic belum memberikan informasi lebih detail, namun diprediksi harga dari kamera dengan sistem operasi Android ini dibanderol dengan harga 100.000 Yen yang berkisar 12 juta Rupiah. Tertarik untuk melengkapi koleksi kamera Anda?
Banyak yang berpendapat bahwa laptop gaming rata-rata memiliki
dimsensi yang besar, dengan berat yang cukup lumayan bila “ditenteng” di
dalam tas. Tidak hanya berat, namun ketebalannya juga rata-rata lebih
tebal dibandingkan dengan laptop pada umumnya.
Namun seiring berkembangnya teknologi, stigma tersebut nampaknya harus segera dihapuskan, karena kini laptop gamer ukurannya sama dengan laptop kantoran yang beredar di pasaran. Bahkan ada juga yang lebih tipis dibandingkan laptop kantoran tersebut. Sesuai yang dikutip dari TechPowerUp, Selasa (10/11/2015), salah satu laptop tipis tersebut buatan dari Origin PC, EVO15-S.

Bagi yang penasaran, EVO15-S ini memiliki berat kurang dari 2 kilogram, atau tepatnya 1,97 kilogram, dengan ketebalan hanya 1,9 cm saja. Bagaimana, tipis bukan? Justru lebih tipis dari laptop pada umumnya.
Soal spesifikasi detailnya, EVO15-S ini menggunakan layar berpanel IPS seluas 15,6 inci dengan resolusi Full HD 1920×1080. Untuk komponen jeroannya, laptop ini dibekali dengan prosesor Intel generasi ke-6, Skylake, Core i7 6700HQ. Serta disandingkan dengan RAM yang dapat dipasang hingga 16GB dengan jenis DDR4.

Untuk dukungan bermain game berat, EVO15-S ini menggunakan GPU dari Nvidia GeForce GTX 970M, dalam rangka menyuguhkan kualitas grafis dan efek visual yang memukau. Origin PC juga menawarkan penggunaan SSD dengan slot M.2 SATA sebesar 256GB dan hard disk 1TB sebagai media penyimpanan.
Fitur lainnya adalah Killer E2400 Game Networking untuk meminimalisir lagging saat bermain game online, keyboard dengan lampu LED yang dapat diganti, serta sudah terdapat port USB 3.1 tipe C.
Origin PC mematok harga 2271 USD atau kisaran 30 juta Rupiah untuk konfigurasi yang paling dasar. Tertarik untuk meminan laptop gaming nan tipis ini?
(ND/TechPowerUp)
Namun seiring berkembangnya teknologi, stigma tersebut nampaknya harus segera dihapuskan, karena kini laptop gamer ukurannya sama dengan laptop kantoran yang beredar di pasaran. Bahkan ada juga yang lebih tipis dibandingkan laptop kantoran tersebut. Sesuai yang dikutip dari TechPowerUp, Selasa (10/11/2015), salah satu laptop tipis tersebut buatan dari Origin PC, EVO15-S.
Bagi yang penasaran, EVO15-S ini memiliki berat kurang dari 2 kilogram, atau tepatnya 1,97 kilogram, dengan ketebalan hanya 1,9 cm saja. Bagaimana, tipis bukan? Justru lebih tipis dari laptop pada umumnya.
Soal spesifikasi detailnya, EVO15-S ini menggunakan layar berpanel IPS seluas 15,6 inci dengan resolusi Full HD 1920×1080. Untuk komponen jeroannya, laptop ini dibekali dengan prosesor Intel generasi ke-6, Skylake, Core i7 6700HQ. Serta disandingkan dengan RAM yang dapat dipasang hingga 16GB dengan jenis DDR4.
Untuk dukungan bermain game berat, EVO15-S ini menggunakan GPU dari Nvidia GeForce GTX 970M, dalam rangka menyuguhkan kualitas grafis dan efek visual yang memukau. Origin PC juga menawarkan penggunaan SSD dengan slot M.2 SATA sebesar 256GB dan hard disk 1TB sebagai media penyimpanan.
Fitur lainnya adalah Killer E2400 Game Networking untuk meminimalisir lagging saat bermain game online, keyboard dengan lampu LED yang dapat diganti, serta sudah terdapat port USB 3.1 tipe C.
Origin PC mematok harga 2271 USD atau kisaran 30 juta Rupiah untuk konfigurasi yang paling dasar. Tertarik untuk meminan laptop gaming nan tipis ini?
(ND/TechPowerUp)
